Smart Beauty

Tepis Rasa Malu

  • 03-12-2019 / 08:52 WIB
  • Kategori:Malang
Tepis Rasa Malu Dewi Maskulin

Malangpostonline.com - Berhenti menjadi pemalu tampil di depan umum. Eksplore potensi diri lalu berkreativitas dengan penuh percaya diri. Begitulah hari-hari Dewi Maskulin. Ia meninggalkan sifat pemalu lantaran tak membawanya ke mana-mana.

Setelah selalu memberanikan diri dan tampil percaya diri, Dewi Maskulin merasa menemukan jati dirinya. Gadis kelahiran Maret 1996 ini mengatakan dirinya akhirnya dapat mengeksplore bakatnya sendiri dan mendapatkan pengalaman dianugerahi predikat “Best Talent” dalam ajang pemilihan Duta Kampus Universitas Negeri Malang (UM) 2019.

“Terpilih menjadi Best Talent atau mendapat atribut tersebut merupakan hal yang tidak pernah saya bayangkan. Karena sebenarnya saya ini sedikit pemalu untuk tampil di depan umum,” jelas mahasiswi S2 PPKn UM ini.

Terlebih, lanjut Dewi, ia merasa berbeda dengan finalis-finalis lain yang memiliki bakat luar biasa. Ada yang menyanyi, menari, beladiri, dan lainnya. Ia malah merasa bingung saat itu hendak menampilkan apa. 

Karena Dewi merasa dirinya hanya memiliki keahlian berbicara maka saat itu ia menampilkan bakatnya dengan berbicara. “Saya kombinasikan penampilan penyiar berita ditambah bercerita pakai boneka tangan,” kenang Dewi.

Ia mengatakan pengalamannya berkompetisi tersebut sangatlah berharga. Disiplin dalam menjalankan apapun dalam kehidupan dipelajarinya dari kompetisi. Tidak hanya itu, karena memang Dewi yang pemalu, keahlian public speaking  kian terasah.

Menurutnya keluar dari “tempurung” hidup dan rutinitas sangat perlu bagi seseorang untuk dapat mengembangkan diri sendiri. Terlebih jika usia masih terbilang muda.

“Meskipun kita berkarya di bidang lain yang berbeda dengan jurusan pada saat kuliah,  jangan sampai meninggalkan kuliah atau pendidikan. Keduanya harus mampu beriringan. Hal ini akan membawa diri kita sebagai anak muda menjadi ‘pribadi plus’,” tutur gadis yang juga seorang guru di SMP Islam Sabilurrosyad ini.

Dengan pengalaman tersebut Dewi merasa sangat termotivasi mengejar hal-hal yang ia cita-citakan. Setelah lulus S2 nanti, dia ingin menekuni dunia pendidikan. Menjadi seorang guru atau dosen yang sesuai dengan pendidikan yang ditempuh saat ini.

Dewi yang kini sibuk dengan kegiatan duta kampus, kuliah dan juga berbisnis online ini mempertahankan motivasinya dengan hal yang sederhana.

“Motivasi saya adalah orang tua dan kedua kakak saya.They are the spirit of my life. Ingin membanggakan mereka,” pungkasnya. (ica/van/Malangpostonline.com)

  • Editor : van
  • Uploader : irawan
  • Penulis : ica
  • Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU