Pelaku Tabrak Lari Menyerahkan Diri, Pajero N 1944 AF Diamankan Polisi

  • 29-11-2019 / 23:10 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pelaku Tabrak Lari Menyerahkan Diri, Pajero N 1944 AF Diamankan Polisi

Malangpostonline.com - Kasus tabrak lari yang terjadi Jumat (29/11) pagi masih menjadi misteri. Setidaknya hingga Jumat (29/11) malam, identitas pelaku tabrak lari yang menyebabkan dua korban meninggal dunia ini masih belum bisa dipastikan, nama dan alamatnya.

Namun, ada seorang warga yang mengaku bahwa terduga pelaku telah menghubungi pihak kepolisian.  Hal tersebut diungkapkan oleh akun Facebook atas nama Hendrahermawan yang mengungkapkan, pelaku sudah menyerahkan diri.

"Untuk pengemudi mencari perlindungan ke kantor Laka Lantas Polres Malang Kota dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," tulis dia. Menurutnya, saat ini kendaraan Pajero dengan nomor polisi N 1944 AF sudah diamankan di Kantor Unit Laka Satlantas Polres Malang Kota.

Menurut informasi yang lain, pelaku kini meminta bantuan pada pihak kepolisan untuk mencari keluarga korban. Sebelum menyerahkan diri pada polisi, pelaku mengaku lari atau meninggalkan korban lantaran merasa ketakutan dihakimi warga sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota, Ipda Deddy Catur membenarkan bahwa pelaku telah menyerahkan diri, termasuk barang bukti mobil Pajero juga sudah diamankan. "Iya, pelaku telah menyerahkan diri ke kantor laka," jelas dia saat dikonfirmasi Malangpostonline.com.

Hingga berita ini dimuat, pihak kepolisan belum menyampaikan informasi resmi perihal identitas atau alamat dari pelaku penabarakan. "Sampai saat ini masih proses lidik, mohon waktu," tandas Ipda Deddy Catur pada Malangpostonline.com, sekitar pukul 22.00 malam ini. 

Sekedar diketahui dari berita sebelumnya, nahas menimpa Mukidi, 62, dan anaknya, Bambang, 23, warga Jalan Mayjen Sungkono Gang 6 RT03 RW01, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Keduanya tewas ditabrak mobil di Jalan Raya Mayjen Sungkono Malang, Jumat (29/11) pagi.

Tepatnya berada di sebelah Selatan GOR Ken Arok. Tubuh bapak dan anak ini, bahkan masuk ke dalam saluran air dengan tubuh tengkurap. Sedangkan sepeda pancal yang dibawa korban juga rusak parah. Sayangnya, usai menabrak, pelaku memilih kabur menuju arah Selatan.

Narwadji, 53, keluarga korban kepada wartawan mengatakan Mukidi bekerja untuk mengambil sampah di Kawasan Jalan Mayjen Sungkono Malang. Beberapa hari ini, lanjutnya, Mukidi masih dalam kondisi sakit. “Dia bersama Bambang, anak nomor tiga, bersama-sama mengambil sampah di SMAN 6 Malang,” terangnya.

“Setelah itu, membuangnya ke TPS yang tidak jauh, dilanjutkan untuk mengambil sampah di PJTKI Sinergi Sejahtera. Ternyata dalam perjalanan, ditabrak mobil. Saya tahu ada peristiwa ini setelah ditelpon warga kalau saudara saya mengalami kecelakaan. Saat itu sekitar pukul 05.00,” pungkasnya.

(tea/bua/Malangpostonline.com)

  • Editor : bua
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU