Bentor Diseruduk Mobil, Guru Besar UM Tewas

  • 11-01-2020 / 13:40 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Bentor Diseruduk Mobil, Guru Besar UM Tewas AKHIR HAYAT : Gunadi Harry Sulistyo, guru besar UM, dan istrinya Kun Aniroh, akademisi Unmer Malang, mengalami kecelakaan maut di Gombong Jateng.

Malangpostonline.com - Dunia pendidikany tinggi di Malang berduka. Guru besar Universitas Negeri Malang, Prof Dr Gunadi Harry Sulistyo MA, 61, dan istrinya, akademisi UIN dan Unmer Malang,  Dr Dra Kun Aniroh SST Par MM MPd, 61, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di jalan  jurusan Gombong - Banjarnegara Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat malam.

Mereka berdua, sedang menjadi penumpang becak motor, saat ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil Kia, nopol AA 9447 RD.Lalu,  diseruduk dari depan oleh Daihatsu Ayla nopol B 2962 STM, Jumat malam (10/1), pukul 19.10 WIB. Keduanya langsung tewas di lokasi kecelakaan.

Peristiwa tragis ini terjadi di depan terminal bus Gombong, Desa Semanding, Kecamatan Gombong. Dari informasi yang dihimpun, bentor melaju dengan kecepatan rendah, ketika mobil Kia yang dikendarai Yohanes Tony, 31, warga Gombong, melintas dari arah selatan ke utara.

Diduga karena kehilangan kendali kemudi, mobil ini menabrak bentor dari belakang. Akibatnya, bentor keluar dari jalur normal, dan terpelanting ke jalur berlawanan. Saat inilah, mobil Ayla yang dikemudikan oleh Silvia Eveline, 44, warga Gombong, melintas dari arah berlawanan, lalu melindas bentor ini.

Gunadi dan Kun Aniroh, tewas seketika. Kanit Laka Satlantas Polres Kebumen Iptu Ratimin mengungkapkan bahwa kecelakaan diawali dari mobil Kia yang menyeruduk bentor dari belakang. Tukang becak motor, Isbudianto, 57, mengalami luka parah pada kepala, tangan dan kaki.

Ucapan duka dan belasungkawa mengalir dari kalangan akademisi, mahasiswa serta kolega Gunadi dan Kun Aniroh. Akun Instagram resmi UM, langsung mengabarkan berita duka atas meninggalnya Gunadi. Ifa Nursanti, Kasubbag Humas UM, membenarkan tentang kabar tersebut.

“Benar, keluarga besar UM mengucapkan dukacita dan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk almarhum dan almarhumah, semoga amal ibadah diterima Allah SWT, dan segala kesalahannya dimaafkan, amin,” papar Ifa dikonfirmasi Malang Post, Sabtu siang. Rumah duka sendiri, ada di Desa Landungsari Rt. 01 Rw. 07 Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Tapi, dari kabar yang dihimpun, jenazah keduanya dimakamkan di Jawa Tengah.(fin)

  • Editor : fin
  • Uploader : slatem
  • Penulis : fin
  • Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU