Tujuh Hari Tak Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Bocah Rafa

  • 16-02-2020 / 17:55 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Bocah Rafa PAPARAN: Agus Dares, salah satu anggota SAR Malang memaparkan jalur penyisiran untuk mencari M. Rafa Alfarizi yang diperkirakan hanyut di Sungai Bodo, Karangploso.

Malangpostonline.com - Pencarian terhadap tubuh M. Rafa Alfarizi, bocah 3,5 tahun yang diperkirakan hanyut di Sungai Bodo, Dusun Ngepeh, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang resmi dihentikan, Minggu (16/2) siang. Anggota Yonkes 2/Kostrad dipimpin Mayor Ckm dr Ayiq Mahmud, Sp.OT dan anggota SAR gabungan yang mulai melakukan pencarian hingga Bendungan Sengguruh, Kepanjen, tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Diberitakan sebelumnya, Rafa, panggilan korban yang setiap pagi hingga sore tinggal di rumah Poniem, neneknya, Griya Permata Alam Blok LE No 10 RT06 RW12, Desa Ngijo dilaporkan hilang sejak Senin (10/2) sore. Ia diperkirakan terperosok di saluran air depan rumahnya dan terbawa arus ke Sungai Bodo. Dugaan itu, didasarkan atas penemuan payung yang digunakan balita itu, berada di dekat aliran air dan dalam keadaan terbalik.

Kapolsek Karangploso, AKP Effendy Budi Wibowo mempersilahkan kepada anggota SAR yang masih ingin melakukan pencarian secara individu ataupun berkelompok. Ini diungkapkannya saat pertemuan koordinasi penghentian pencarian korban di Balai Desa Ngijo, Minggu (16/2) siang. "Tidak ada masalah, asal tetap jaga keselamatan. Terima kasih juga atas usaha pencarian selama ini," katanya  kepada relawan SAR dan anggota Yonkes 2/Kostrad.

"Kami juga berbelasungkawa karena ada relawan yang meninggal. Kami hanya berharap korban masih selamat," tambah dia. Perwira Polri ini mengaku pihak keluarga sudah membuat laporan Rafa hilang ke Mapolsek Karangploso. "Kami sudah mewanti-wanti keluarga untuk memberitahukan segala informasi yang masuk ke kami atau polsek agar terhindar dari penipuan. Sebab, tidak ada saksi yang tahu korban hanyut setelah pulang dari rumah pamannya," tegas Effendy lagi.

Sementara itu, Agus Dares, salah satu anggota Tim SAR Malang memaparkan proses pencarian yang sudah dilakukan anggota SAR gabungan. Dia juga menunjukkan jalur sungai yang dijaga relawan SAR hingga ke Bendungan Sengguruh, Kepanjen. "Secara maksimal, proses pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar lokasi kejadian, namun juga hingga dam Blobo dan Bendungan Sengguruh," terangnya kepada perwakilan warga perumahan Griya Permata Alam. (mar)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

  • Editor : mar
  • Uploader : slatem
  • Penulis : marga
  • Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU