Pelaku Penusukan Kedungkandang Masih di Bawah Umur

  • 21-02-2020 / 17:28 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pelaku Penusukan Kedungkandang Masih di Bawah Umur Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

Malangpostonline.com - Sempat buron, pelaku penusukan yang menyebabkan seorang seniman jaranan tewas berhasil ditangkap polisi. Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kedungkandang dan Unit Resmob Polresta Malang Kota berhasil menangkap pelaku belum lama ini. Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyidikan terhadap kasus ini.

Pelaku penusukan tersebut adalah MA, 17 yang merupakan seorang pelajar yang tinggal di kawasan Jalan KH. Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. "Dia kami tangkap di tegalan yang tak jauh dari rumahnya pada Rabu (19/2) sore," terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Dalam pengakuannya, MA mengaku menikan Sugianto, 19, warga Dusun Pakel, Kelurahan Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, karena jengkel. Sebab, saat kejadian, korban kalap hingga tak terkendali. Kemudian mengejar-ngejar tersangka yang sedang berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).

"Tersangka dikejar-kejar dan terkena tamparan. Karena pengaruh miras, tersangka emosi hingga menikam korban berkali-kali dengan sebilah golok di bagian perut kanan. Bahkan yang melerai juga terkena sebetan golok," kata Leo.

Atas kejadian itu, korban kemudian di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Kemudian, korban meninggal dalam perawatan,” ujar dia.

Sampai saat ini, MA masih dalam pemeriksaan Unit PPA Polresta Malang Kota. Serta, barang bukti berupa golok juga sudah diamankan. "Nanti akan segera kami rilis," jelas Leo.

Atas perbuatannya itu, tersangka MA terancam Pasal 351 ayat 3 KUHP. "Meski masih anak-anak, atas pertimbangan penyidik, tetap kami lakukan penahanan," tandas dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sugianto menjadi korbam penusukan saat main kuda lumping di lapangan Buring, Minggu (9/2), ia ditusuk oleh orang tak dikenal dan mengembuskan nafas terakhir, Selasa (11/2) malam.

Berdasarkan informasi, korban dan kelompok kuda lumpingnya main di lapangan Buring, Jalan Mayjen Wiyono Kota Malang. Saat asyik main, seorang pria mendekat dan menghujamkan pisau ke perutnya.

Spontan, peristiwa yang juga diunggah ke salah satu komunitas Malang Raya jejaring sosial Facebook itu, membuat geger penontonnya. Korban pun dibawa ke UGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan. Namun tiga hari dalam perawatan, Sugianto mengembuskan nafas terakhirnya.(tea)

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

  • Editor : tea
  • Uploader : slatem
  • Penulis : tea
  • Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU