Gelar Khataman dan Imtihan, 149 Siswa SD Insan Amanah Bikin Haru Guru dan Orang Tua

  • 23-02-2020 / 19:21 WIB
  • Kategori:Advertorial
Gelar Khataman dan Imtihan, 149 Siswa SD Insan Amanah Bikin Haru Guru dan Orang Tua SINERGI: Kepala SD Insan Amanah Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd dan Pengurus LPI Insan Amanah foto bersama Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Drs. Totok Kasianto dan para penguji dari Ummi Foundation.

Malangpostonline.com – Siswa-siswi hebat SD Insan Amanah Malang kembali beraksi. Di atas panggung Khataman dan Imtihan Alquran 149 siswa ini menunjukkan diri sebagai generasi qurani yang kelak siap memberikan mahkota kehormatan bagi orang tuanya. Kehebatan mereka dalam membaca dan menghafal Alquran patut diacungi jempol.  

Sabtu (22/2) akhir pekan lalu, publik menguji mereka. Bertempat di Gedung Sasana Samatha Krida Universitas Brawijaya, tim penguji dari Ummi Foundation, guru dan tokoh masyarakat menguji dengan melontarkan beberapa pertanyaan. Hasilnya, sangat memuaskan. Seluruh pertanyaan dijawab tuntas di luar kepala. Kemampuan para siswa ini membuat para undangan berdecak kagum.

Tak terkecuali orang tua para siswa, yang tak kuasa membendung air mata saat buah hatinya bersimpuh dan cium tangan usai sesi uji publik. Pelukan hangat penuh kasing sayang menjadi hadiah orang tua bagi anak-anak hebat ini.

MEMBANGGAKAN: 149 siswa SD Insan Amanah saat mengikuti Khataman dan Imtihan Alquran

 

Salah satu orang tua wali siswa, Doddy Kurniawan mengungkapkan perasaan harunya atas prestasi putrinya yang telah mengikuti Imtihan. “Kami terharu saat melihat anak kami dan teman-temanya saat diuji oleh tamu undangan. Selain itu, saya merasa bangga dan percaya terhadap SD Insan Amanah dalam menekankan pendidikan Alquran dan karakter,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SD Insan Amanah Dr. Suhardini Nurhayati M.Pd menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan hasil pembelajaran Alquran kepada wali murid dan masyarakat. Acara tersebut juga sekaligus menguji kemampuan peserta didik dalam penguasaan bacaan Alquran, baik secara teori maupun praktik dihadapan umum.

“Jadi hari ini ada dua acara, yaitu khataman Alquran dan Imtihan atau uji publik, khusus bagi siswa yang sudah mengikuti atau lulus,” kata Dini, sapaan akrabnya kepada Malangpostonline.com

BANGGA: Kepala SD Insan Amanah Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd bersama siswa-siswi berprestasi

 

Dijelaskannya, yang dimaksud uji publik adalah tamu undangan, guru, wali murid  atau masyarakat menguji langsung kemampuan peserta Imtihan. “Ada empat hal yang harus dilakukan sebelum peserta didik itu mengikuti Imtihan Alquran, yaitu lulus ummi jilid 1 sampai 6, lulus tadarus Alquran, lulus ghorib dan tajwid serta lulus turjuman," jelasnya.

Tahapan pembelajaran ini, lanjutnya, ditempuh selama tiga tahun sejak kelas I. Satu tahun pertama para siswa harus mampu menguasai ummi jilid 1 sampai 3. Kemudian di kelas II, siswa menguasai ummi jilid 4 sampai 6 dan di kelas III siswa harus mampu tadarus Alquran dengan tartil.

Setelah tadarus Alquran minimal lima juz, baru melangkah ke teori dan praktik bacaan ghorib dan tajwid.  Setelah dianggap selesai dan menguasai, maka guru mengajukan untuk mengikuti munaqosyah yang diuji oleh Ummi Foundation. “Jadi program membaca Alquran selesai di kelas III, dan ketika kelas IV peserta didik tinggal melanjutkan dan mendalami Alquran dengan memahami arti dan kandungannya dengan pelajaran Qiroatul Kutub,” terangya.

HARU: Suasana haru menyelimuti hati orang tua yang bangga atas kehebatan anak-anaknya yang lulus imtihan di SD Insan Amanah

 

Lebih lanjut, Dini menegaskan, bahwa SD Insan Amanah Malang merupakan sekolah yang mendidik anak untuk cerdas dan berkarakter. “Karena itu dengan adanya korelasi Alquran dan karakter maka senantiasa akan selamat dari dunia dan akhirat,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Drs. Totok Kasianto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dia mengungkapkan rasa bangganya terhadap SD Insan Amanah dalam mendidik siswa dengan pedoman Alquran. Atas nama Pemerintah Kota Malang dia memberikan apresiasi tinggi atas kerjasamanya dengan pihak sekolah terhadap siswa untuk mengembangkan pendidikan spiritual dan karakter.

“Alquran merupakan pedoman kita dalam kehidupan duniawi. Maka dengan pendidikan Alquran sejak dini menjadikan anak tersebut di masa dewasa nanti memiliki karakter yang baik dan kuat ketaatannya kepada Allah,” kata dia. (imm)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

  • Editor : imm
  • Uploader : slatem
  • Penulis : Imam W.
  • Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU